
Pelatihan Ecoprint Batik Tingkatkan Kreativitas dan Pemberdayaan Masyarakat
Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat bekerja sama dengan Dekranasda Kabupaten Tanjung Jabung Barat sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Ecoprint Batik dalam sub kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pemberdayaan Industri serta Peran Masyarakat. Kegiatan yang berlangsung dengan lancar ini mendapat sambutan yang sangat positif dan diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat.
Pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan. Melalui metode ecoprint, peserta diberikan pemahaman dan keterampilan mengenai teknik pembuatan motif pada kain menggunakan daun, bunga, dan berbagai material alami lainnya sehingga menghasilkan produk batik yang unik, bernilai seni tinggi, serta memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan.
Selain sebagai sarana peningkatan keterampilan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dengan membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Diharapkan para peserta mampu mengembangkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan menjadi produk kreatif yang memiliki daya saing di pasar lokal maupun regional.
Kehadiran langsung Ketua Dekranasda Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ibu Hj. Umi Fadilah Sadat, menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh peserta. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan dukungan dan semangat agar masyarakat terus berinovasi, mengembangkan kreativitas, serta memanfaatkan potensi sumber daya lokal sebagai produk unggulan daerah yang bernilai tambah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap dapat terus mendorong tumbuhnya pelaku industri kreatif baru yang mampu menghasilkan produk berkualitas, berwawasan lingkungan, dan memiliki identitas khas daerah. Dengan sinergi antara pemerintah, Dekranasda, dan masyarakat, diharapkan batik ecoprint dapat menjadi salah satu produk unggulan yang tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
